with anak-anak 86

with anak-anak 86

Fish

Selasa, 05 April 2011

evaluasi MDG'S

Delapan tujuan MDG’s adalah sebagai berikut :


1. Pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim
Target untuk 2015: Mengurangi setengah dari penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 1 dolar AS sehari dan mengalami kelaparan.

Kemiskinan di Indonesia dan kelaparan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, untuk itu apabila tujuan yang pertam dari MDG’S ini dapat terlaksana dengan baik maka kesejahteraan masyarakat Indonesia akan mengalami peningkatan. Juga tidak akan terjadi perbedaan yang menonjol antara kaya dan miskin.

Keluarga dan kelompok masyarakat di seluruh Indonesia juga harus diberdayakan untuk lebih berperan aktif dalam menentukan dan meraih yang mereka perlukan. Pembangunan berkelanjutan harus dimulai dari akar rumput, dan kemudain bergerak ke tingkat yang lebih tinggi. Untuk membantu kaum miskin agar lebih sejahtera, mereka harus diberi sumberdaya yang cukup untuk membantu mereka tumbuh dan mebjadi sejahtera.

2. Pemerataan pendidikan dasar
Target untuk 2015: Memastikan bahwa setiap anak , baik laki-laki dan perempuan mendapatkan dan menyelesaikan tahap pendidikan dasar.

Pendidikan dasar sangatlah penting untuk masa depan anak sehingga anak harus mengalami pendidikan dasar dan menjamin pendidikan dasar anak dengan memberikan pendidikan yang berkualitas. Pemerintah Indonesia harus melaksanakan program pendidikan wajib belajar 9 tahun dengan baik.


3. Mendukung adanya persaman jender dan pemberdayaan perempuan
Target 2005 dan 2015: Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah melakuan banyak strategi untuk mendukung pencapaian tujaun ketiga MDG. Selain program gender di bidang pendidikan, upaya juga dilakukan untuk meningkatkan kesempatan bagi perempuan untuk bekerja di sektor non-pertanian dan kesetaraan imbalan. Aspek pemberdayaan perempuan merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan ketiga MDG, termasuk juga peningkatan keterwakilan perempuan dalam aspek politik.

4. Mengurangi tingkat kematian anak
Target untuk 2015: Mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun

Pemerintah Indonesia telah berusaha meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejaheraan Bayi dan Balita agar dapat mengurangi angka kematian anak. Selain mempromosikan hidup sehat untuk anak dan peningkatan akses dan kualitas terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif, bagian dari Target keempat MDG adalah untuk meningkatkan proporsi kelahiran yang dibantu tenaga terlatih, sehingga diharapkan terjadi perubahan perilaku di masyarakat untuk lebih aktif mencari pelayanan kesehatan, terutama untuk anak dan balita.


5. Meningkatkan kesehatan ibu
Target untuk 2015: Mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan

Pemerintah seharusnya meningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk ibu dan anak, terutama selama dan segera setelah kelahiran. Selain peningkatan pelayanan kesehatan, perlu juga diadakan perubahan perilaku masyarakat yang paling rentan terhadap kematian ibu. Hal ini termasuk peningkatan pengetahuan keluarga mengenai status kesehatan dan nurtisi, serta pemberitahuan mengenai jangkauan dan macam pelayanan yang dapat mereka pergunakan. Pemerintah juga perlu untuk meningkatkan sistem pemantauan untuk mencapai tujuan MDG ke 5. Peningkatan sistem pendataan terutama aspek manajemen dan aliran informasi terutama data dasar infrastruktur kesehatan, serta koordinasi antara instansi terkait dengan masyarakat donor juga perlu ditingkatkan untuk untuk menghindari overlap dan kegiatan yang tidak tepat sasaran, sehingga peningkatan kesehatan ibu dapat dicapai secara lebih efektif dan efisien.


6. Perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya
Target untuk 2015: Menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS malaria dan penyakit berat lainnya.

Upaya pemerintah untuk memerangi HIV/AIDS dilaksanakan oleh Komisi Nasional Pemnanggulangan AIDS (KPA), sebuah badan nasional yang dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kampanye danpemberian informasi yang benar mengenai HIV/AIDS. Setiap warga negara dapat membantu menghentikan penyebaran HIV dengan mengurangi resiko penularan dengan melakukan praktek seksual yang aman dan menggunakan kondom secara teratur. Kampanye mengenai Roll Back Malaria dan DOTS juga termasuk usaha yang secara periodik dilakukan untuk memerangi Malaria dan TBC.


7. Menjamin daya dukung lingkungan hidup
Target:
Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan
Pada tahun 2015 mendatang diharapkan mengurangi setengah dari jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang sehat
Pada tahun 2020 mendatang diharapkan dapat mencapai pengembangan yang signifikan dalam kehidupan untuk sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh

Akses dan ketersediaan informasi mengenai sumberdaya alam dan lingkungan merpakan aspek yang perlu ditingkatkan. Program yang seperti ini dapat membantu memperkaya pengetahuan dan wawasan kelompok masyarakat yang hidup di daerah perdesaan dan daerah terpencil mengenai pentingnya perlindungan terhadap lingkungan. Hal ini juga perlu disandingkan dengan promosi mengenai kesehatan dan kebersihan, sehingga masyarakat akan lebih mengerti petingnya air bersih dan dapat berpartisipasi aktif menjaga dan merawat fasilitas air bersih yang ada. Kampanye mengenai pentingnya sanitasi juga perlu dilakukan kepada pemerintah, pembuat kebijakan, dan badan legislatif, termasuk juga kapada masyarakat. Diperlukan investasi dan prioritisasi yang lebih besar untuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan pelayanan sanitasi untuk masyarakat di seluruh Indonesia.


8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan
Target:
– Mengembangkan lebih jauh lagi perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang berdasarkan aturan, dapat diterka dan tidak ada diskriminasi. Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik, pembangungan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional.
– Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara kurang berkembang, dan kebutuhan khusus dari negara-negara terpencil dan kepulauan-kepulauan kecil. Ini termasuk pembebasan-tarif dan -kuota untuk ekspor mereka; meningkatkan pembebasan hutang untuk negara miskin yang berhutang besar; pembatalan hutang bilateral resmi; dan menambah bantuan pembangunan resmi untuk negara yang berkomitmen untuk mengurangi kemiskinan.

akukan oleh Negara maju kepada negara berkembang untuk mencapai Tujuan 1-7 MDG. Konsensus Monterrey – yang merupakan hasil dari Konferensi Internasional tentang Pembiayaan untuk Pembangunan tahun 2002 – dipandang sebagai unsure kunci Tujuan 8. Konsensus tersebut berintikan kebebasan perdagangan, aliran dana swasta, utang, mobilisasi sumberdaya domestic dan hibah untuk pembangunan. Berkaca pada fakta bahwa investasi dalam bidang kesehatan publik adalah investasi yang non-profit, hibah menjadi penting, terutama di sector kesehatan.

Kamis, 09 Desember 2010

materi ti pkn

MATERI YANG AKAN DISAMPAIKAN

SK : Mengamalkan makna Sumpah Pemuda

KD :

1. 1 Mengenal makna satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa

1.2 Mengamalkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari

PKN

SATU NUSA

Negara Indonesia disebut juga dengan istilah Nusantara. Nusantara berasal dari kata "nusa" dan "antara". "Nusa" berarti pulau atau kepulauan, sedangkan "antara" artinya di antara. Nusantara diartikan sebagai satu kesatuan wilayah kepulauan di antara pulau-pulau. Wilayah negara Indonesia terdiri atas daratan
dan lautan. Indonesia adalah negara kepulauan. Indonesia memiliki lima pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Selain itu,
masih banyak pulau kecil lainnya. Pulau-pulau tersebut ditempati oleh kurang
lebih 220 juta penduduk

SUKU BANGSA

Sebagian besar pulau di Indonesia ditempati oleh masyarakat asli daerah tersebut. Namun,ada juga warga pendatang dengan bermacam
budayanya. Ada :

Daftar nama suku bangsa di Indonesia diurutkan berdasarkan abjad nama suku bangsa :

  • Suku Aceh di Aceh: Banda Aceh, Aceh Besar
  • Suku Alas di Aceh: Aceh Tenggara
  • Suku Alor di NTT: Kabupaten Alor
  • Suku Ambon di Maluku: Kota Ambon
  • Suku Bali di Bali terdiri :
    • Suku Bali Majapahit di sebagian besar Pulau Bali
    • Suku Bali Aga di Karangasem dan Kintamani
  • Suku Balantak di di Sulawesi Tengah
  • Suku Banggai di Sulawesi Tengah: Kabupaten Banggai Kepulauan
  • Suku Bima NTB: Kota Bima
  • Suku Boti, Timor Tengah Selatan
  • Suku Bolang Mongondow di Sulawesi Utara: Kabupaten Bolaang Mongondow
  • Suku Bugis di Sulawesi Selatan
    • Orang Bugis Pagatan, di Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Kalsel
  • Suku Bungku di Sulawesi Tengah: Kabupaten Morowali
  • Suku Buru di Maluku: Kabupaten Buru
  • Suku Buol di Sulawesi Tengah: Kabupaten Buol
  • Suku
  • Suku Damal di Mimika
  • Suku Dampeles, Sulawesi Tengah
  • Suku Dani, Lembah Baliem, Papua
  • Suku Kaili di Sulawesi Tengah: Kota Palu
  • Suku Kaur di Bengkulu: Kabupaten Kaur
  • Suku Kayu Agung di Sumatera Selatan
  • Suku Kerinci di Jambi: Kabupaten Kerinci
  • antara Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat
  • Suku Karo Sumatera Utara
  • Suku Madura di Jawa Timur
  • Suku Makassar di Sulawesi Selatan: Kota Makassar
  • Suku Mamasa (Toraja Barat) di Sulawesi Barat: Kabupaten Mamasa
  • Suku Mandar Sulawesi Barat: Polewali Mandar

Suku Minangkabau, Sumatera Barat

  • Suku Mori, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah
  • Suku Muko-Muko di Bengkulu: Kabupaten Mukomuko
  • Suku Muna di Sulawesi Tenggara: Kabupaten Muna
  • Suku Muyu di Kabupaten Boven Digoel, Papua
  • Suku Nias di Sumatera Utara: Kabupaten Nias, Nias Selatan
  • Suku Osing di Banyuwangi Jawa Timur
  • Suku Ogan di Sumatera Selatan
  • Suku Palembang di Sumatera Selatan: Kota Palembang
  • Suku Pamona di Sulawesi Tengah: Kabupaten Poso
  • Suku Pasemah di Sumatera Selatan
  • Suku Pesisi di Sumatera Utara: Tapanuli Tengah
  • Suku Pasir di Kalimantan Timur: Kabupaten Pasi
  • Suku Rawa, Rokan Hilir, Riau
  • Suku Rejang di Bengkulu: Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Lebong, dan Kabupaten Rejang Lebong
  • Suku Rote di NTT: Kabupaten Rote Ndao
  • Suku Saluan di Sulawesi Tengah
  • Suku Sambas (Melayu Sambas) di Kalimantan Barat: Kabupaten Sambas
  • Suku Sangir di Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe
  • Suku Sasak di NTB, Lombok
  • Suku Suku Talaud di Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud
  • Suku Talang Mamak di Riau: Indragiri Hulu
  • Suku Tamiang di Aceh: Kabupaten Aceh Tamiang
  • Suku Tengger di Jawa Timur Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo lereng G. Bromo
  • Suku Ternate di Maluku Utara: Kota Ternate
  • Suku Tidore di Maluku Utara: Kota Tidore
  • Suku Timor di NTT, Kota Kupang
  • Suku Una-una di Sulawesi Tengah: Kabupaten Tojo Una-Una
  • Suku Ulu di Sumatera utara: mandailing natal
  • Suku Wolio di Sulawesi Tenggara: Buton

Keragaman suku bangsa tidak menjadikan bangsa Indonesia terpecah belah. Keragaman dapat meningkatkan rasa ke satuan, kebangsaan dan cinta tanah air. Selain itu, juga dapat memperkuat tekad untuk mencapai cita-cita bangsa

SATU BAHASA

Setiap suku bangsa menggunakan bahasa daerah yang berbeda dalam kehidupan seharihari.

Misalnya:

v Suku Jawa menggunakan bahasaJawa,

v Suku Batak menggunakan bahasa Batak,

v Suku Sunda menggunakan bahasa Sunda.

Namun, jika mengadakan hubungan dengan
suku yang lain, biasanya mereka menggunakan bahasa Indonesia. Sebagai bahasa per satuan, bahasa Indonesia dijunjung tinggi oleh semua suku bangsa

SUMPAH PEMUDA

Pada 1908, rakyat Indonesia mulai memiliki kesadaran untuk bersatu melawan penjajah. Para pemuda di berbagai wilayah di Indonesia mulai mem bentuk per kum pulan untuk menentang pen jajah. Perkumpulan pemuda tersebut membawa nama daerah asalnya.

Beberapa perkumpulan pemuda atau organisasi pemuda yang ada di daerah Nusantara, di antaranya:

1. Jong Batak, yaitu (Perkumpulan para pemuda Batak).

2. Jong Java, yaitu (Perkumpulan para pemudaJawa).

3. Jong Sumatranen Bond, yaitu (Perkumpulan para

Pemuda Sumatra).

4. Jong Ambon, yaitu (Perkumpulan para pemuda

Ambon).

5. Jong Islamaten Bond, yaitu (Perkumpulan para

6. Pemuda Islam).
Jong Minahasa, yaitu (Perkumpulan para pemuda

7. Minahasa).
Jong Celebes, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sulawesi).

PENGALAMALAN SUMPAH PEMUDA

1. GIAT BELAJAR UNTUKMERAIH CITA-CITA

2. MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER DI SEKOLAH

3. MENGHARGAI KERAGAMAN SUKU, ADAT, BUDAYA DAN AGAMA

RANCANGAN CD PEMBELAJARAN UNTUK TUGAS AKHIR

Mata Pelajaran : Pkn

Kelas : III

Semester : I

SK :

1. Mengamalkan makna Sumpah Pemuda

KD :

1.1 Mengenal makna satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa

1.2 Mengamalkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-har

RANCANGAN

Slide yang pertama adalah judul yaitu Mengamalkan makna Sumpah Pemuda. Pada Slide selanjutnya saya akan menyajikan sebuah lagu yaitu Satu Nusa Satu bangsa. Syair lagu tersebut juga akan ditampilkan sehingga anak-anak yang mungkin belum hafal akan menjadi tau. Siswa diajak untuk menyanyikan lagu tersebut terlebih dahulu untuk membangkitkan semangat belajar siswa.

Sebelum masuk ke materi untuk slide yang selanjutnya akan saya sajikan beberapa pertanyaan kepada siswa yang berkaitan dengan materi atau Sumpah Pemuda, sejauh mana pemahaman anak mengenai Sumpah Pemuda. Baru pada slide selanjutnya adalah materi yaitu mengenai makna Sumpah Pemuda yang terdiri dari dua point

1. Mengenal makna satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa

2. Mengamalkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari

Pada judul materi satu akan dihyperlinkkan ke dalam pokok materi, begitu juga dengan meteri kedua. Di dalam penyajian materi akan saya tambahkan dengan gambar-gambar agar dapat menambah penjelasan dari materi serta agar penyajiaannya lebih menarik.

Pada akhir slide akan ada saya sajikan beberapa pertanyaan penutup.

Pada pembuatan power point materi ini saya menggunakan hyper link, efek suara, animasi gerak, memasukkan gambar-gambar dan animasi pemunculan slide. Bentuk tulisan pun saya tidak hanya akan menggunakan bentuk huruf times new roman saja, tetapi akan saya buat bermacam-macam tipe huruf lainnya. Huruf dan background juga akan saya sesuaikan, antara warna huruf dan warna background agar tidak kontras.

Demikian rancangan awal pembuatan CD pembelajaran yang akan saya buat untuk pembuatan tugas akhir mata kuliah Teknologi Informasi dan Pembelajaran kelak, mudah-mudahan semua rancangan tersebut bisa tercapai semua walapun mungkin akan terjadi penambahan atau pengurangan dalam rencana merancang CD pembelajaran ini.